Senin, 31 Desember 2018

INVESTASI MANUSIA DALAM PENDIDIKAN


                                     
Manusia mempunyai kelebihan dibandingkan makhluk hidup lainnya yaitu mempunyai akal dan pikiran. Selain mempunyai akal dan pikiran manusia juga diberikan naluri oleh sang pencipta. Akal, pikiran dan naluri merupakan investasi berharga dalam kehidupan manusia. Untuk mempertahankan sifat kemanusiaannya maka perlu sebuah strategi yaitu melalui jalan pendidikan. Akal, pikiran dan naluri merupakan komponen dalam kehidupan manusia yang berfungsi mengangkat derajat kemanusiaannya. Hal ini menunnjukkan bahwa manusia memiliki keunggulan jauh lebih tinggi diatas makhluk hidup lainnya.
Melalui akal dan pikiran manusia dapat mengembangkan kemampuan berfikir. Ia selalu bertanya, mengembangkan rasa ingin tahunya sebagai upaya dalam mencari jawaban. Jawaban yang dicarinya adalah  kebenaran tentang sesuatu. Kebenaranyang hendak dicari manusia  adalah kebenaran yang hendak dilihatnya, didengarnya, dipikirkannya. Pendeknya dari beberapa kenyataan yang ada disekelilingnya dan di dalam dirinya.
Selain memiliki akal dan pikiran manusia juga memiliki naluri, naluri tersebut akan membentuk kepribadiannya. Dengan naluri yang baik manusia mampu hidup secara harmonis dengan lingkungan alam sekitarnya. Baik lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat maupun lingkungan negara. Sehingga terwujud lingkungan yang mencerminkan lingkungan manusia berbudaya dan beradab.
Sejarah mencatat bahwa seseorang tidak dengan sendirinya. Ia membutuhkan proses dan proses itu dinamakan pendidikan. Istilah pendidikan dan pengajaran sering ditafsirkan memiliki pengertian yang sama, yaitu suatu aktivitas mengorganisasikan  atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan meghubungkan dengan subjek didik yait anak didik. Dalam kapasitasnya sebagai homo edukandum (makhluk yang harus dididik), atau bisa disebut animal educabil (makhluk sebangsa binatang yang bisa dididik), manusia memiliki potensi besar dalam pendidikan. Ia adalah makhluk yang bisa dididik dan bisa mendidik. Dengan pendidikan, manusia dapat mempertahankan dirinya dari segala ancaman yang mnghantui eksistensinya.
Untuk pengembangan eksistensi tersebut maka perlu membekali diri dalam mengubah persepsi, terutama kemampuan dalam mengubah persepsi. Kemampuan dalam mengubah persepsi negatif tentang potensi diri yang dimilikinya baik potensi fisik, mental, sosial, emosional dan spiritual. Segenap potensi tersebut harus dikembangkan menjadi sebuah persepsi positif. Hal tersebut tentunya berawal dari dimensi pendidikan. Peran pendidikan dalam kehidupan manusia merupakan investasi berharga dalam menghadapi tantangan masa depan dunia global. Untuk itu, pendidikan merupakan investasi penting karena manusia yang dididik tentu membekali diri dengan mempersiapkan kreativitas produktivitas serta mempunyai jiwa kompepetitif dalam masyarakatnya. Untuk menghadapi masa depan dalam menyiapkan generasi muda abad masa kini yang yang unggul, berdaya saing tinggi dan mampu bekerjasama. serta  siap menghadapi tantangan zaman era hiperkompetisi samakin ketat.  (Encep Iman Hadi Sunarya, M. Pd)


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.